Followers

Tampilkan postingan dengan label book. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label book. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 04 Juli 2015

Kado Untuk Blogger



HAPPY BIRTHDAY 12TH, GAGASMEDIA!



            Tahun ini, tepat tanggal 4 Juli, salah satu penerbit kesayangan saya merayakan hari jadinya yang ke-12. Yeah, it’s GagasMedia anniversary! Tidak terasa, dua belas tahun sudah Gagas menemani kita para pembaca dengan terbitan buku-bukunya yang semakin keren dari tahun ke tahun. Bagi saya pribadi, Gagas memiliki tempat tersendiri di hati karena novel-novel terbitannya yang khas dan sangat menyenangkan untuk dinikmati.
            Nah, seperti tahun kemarin, di ulang tahunnya kali ini GagasMedia juga memberikan hadiah untuk pembaca setianya dengan tajuk; Kado untuk Blogger. Tapi, kali ini, tugasnya adalah dengan menjawab 12 pertanyaan yang diberikan oleh GagasMedia. Nah, apa saja pertanyaannya dan jawaban versi saya? Ini dia:



1.      Sebutkan 12 judul buku yang paling berkesan setah kamu membacanya!
1.      The Chronicles of Audy: 4R – Orizuka
2.      The Chronicles of Audy: 21 – Orizuka
3.      The Chronicles of Audy: 4/4 – Orizuka
4.      Forgiven – Morra Quatro
5.      Notasi – Morra Quatro
6.      Priceless Moment – Prisca Primasari
7.      Paris: Aline – Prisca Primasari
8.      Refrain – Winna Efendi
9.      Always, Laila – Andi Eriawan
10.  Monsoon (Apa Maksud Setuang Air Teh) – Syahmedi Dean
11.  Antologi Rasa – Ika Natassa
12.  L – Kristy Nelwan

2.      Buku apa yang pernah membuatmu menangis?
Ada beberapa buku yang memiliki kesan tersendiri untuk saya. Dan rata-rata buku tersebut adalah buku yang pernah membuat saya menangis. Di antaranya adalah:
1.      Forgiven karya Morra Quatro. Penulisan yang sederhana, jalan cerita yang istimewa, serta ending yang luar biasa adalah perpaduan novel Forgiven ini. Dengan tulisan khasnya, Kak Morra mampu membawa pembacanya ke dalam rasa sesak dan tembakan telak pada akhir ceritanya. What a special ending :’)


2.      Notasi karya Morra Quatro. Sama seperti Forgiven, novel ini juga membawa perpaduan menyesakkan dengan rangakaian kata yang ditulis Kak Morra. Jalan cerita yang manis ditutup dengan ending yang miris, cukup membuat saya membuang air mata :’)


3.      Always, Laila karya Andi Eriawan. Novel ini memberikan rasa yang berbeda bagi saya. Ditulis oleh seorang laki-laki, rasanya heran sendiri mengapa saya bisa mengakhiri novel ini dengan air mata. Tapi, itulah yang terjadi, penulis memberikan cerita cinta manis antara dua tokoh utamanya, untuk kemudian memberikan akhir yang jauh dari kata bahagia untuk keduanya. And, I cried.


3.      Apa quote dari buku yang kamu ingat dan menginspirasi?
This one: “Akhirnya, ada beberapa hal yang aku nggak ahli ‘kan, K. I can’t tell you how I love you. That’s just–way beyond my vocabulary.” (Forgiven by Morra Quatro page 251)
4.      Siapakah tokoh dalam buku yang ingin kamu pacari? Hayo, berikan alasan kenapa kamu cocok jadi pasangannya?
I think it’s the hardest part to choose one of them (hahaha). Well, tokoh dalam buku yang akhir-akhir ini membayangi saya dan membuat saya susah move on adalah Regan Rashad dari The Chronicles of Audy series karya Orizuka. Saya suka cowok tipe Regan; hangat, dewasa, lembut, pengertian, walau sedikit pelit, tapi, he’s so lovable. Bahkan saya cemburu sama tokoh yang Regan nikahin di novel tersebut ;p

5.      Ceritakan ending novel yang berkesan dan tak akan kamu lupakan!
Honestly, saya sangat suka sad ending yang mencakar-cakar hati pembaca di akhir cerita. Sebab, saya merasa sebuah cerita happy ending akan lebih mudah saya lupakan sedang sad ending lebih sulit dilupakan. Dan sampai saat ini, novel-novel yang menjadi favorit saya rata-rata memiliki sad ending :)

6.      Buku pertama GagasMedia yang kamu baca, dan kenapa memilih buku itu?
Buku pertama GagasMedia yang saya beli adalah Let Go karya Windhy Puspitadewi. Mungkin sekitar enam tahun yang lalu. Yang membuat saya tertarik adalah cover-nya. Sebab, dari dulu, keunggulan GagasMedia dalam menarik pembaca selalu terletak pada cover-nya.

7.      Dari sekian banyak buku yang kamu punya, apa judul yang menurutmu menarik, kenapa?


Monsoon (Apa Maksud Setuang Air Teh) karya Syahmedi Dean. Saya suka dengan judul yang ‘tidak biasa’ dan membuat yang membaca bertanya-tanya akan judul itu. Saya rasa, judul novel terakhir dalam tetralogi fashion itu sudah mewakili semuanya.

8.      Sekarang, lihat rak bukumu.. cover buku apa yang kamu suka, kenapa?


Refrain karya Winna Efendi. Di masa-masa awal terbitnya, saya yakin, cover Refrain yang simpel dan sepucuk surat biru yang manis ini mampu menarik banyak pembaca. Dan sampai sekarang, saya masih merasa cover Refrain adalah cover yang paling saya sukai.

9.      Tema cerita apa yang kamu sukai, kenapa?
Untuk yang sudah mengenal saya, pasti mereka akan tahu apa jawaban yang akan saya berikan untuk pertanyaan ini. Ya, FRIENDZONE! xD mainstream? Pasaran? Klise? Yeah, but, hingga sekarang, tema ini masih menjadi tema yang saya gilai. Mungkin, karena saya senang membaca cerita tentang bagaimana sebuah cinta dapat muncul dalam sebuah proses bernama persahabatan. Maka dari itu, saya sangat menyukai tema ini.

10.  Siapa penulis yang ingin kamu temui, kalau sudah bertemu, kamu mau apa?
Sebenarnya Alhamdulillah, beberapa penulis yang masuk daftar favorit saya sudah pernah saya temui. Tapi, ada satu lagi yang sampai sekarang belum pernah saya temui: Morra Quatro :’3 mungkin, saya akan bertanya banyak tentang bagaimana cara Kak Morra merangkai kata-kata yang ia tulis di dalam novelnya. Karena saya selalu percaya, tulisan Kak Morra memiliki semacam magis yang membuat perasaan pembacanya menghangat ketika membaca itu. Semoga, someday, kita bisa ketemu, ya, Kak :D

11.  Lebih suka baca e-book (buku digital) atau buku cetak (kertas), kenapa?
No doubt, saya lebih suka buku cetak. Karena membaca e-book sendiri kurang nyaman untuk saya. Dan hingga sekarang, saya belum pernah dengan sengaja membeli novel incaran yang berformat e-book.

12.  Sebutkan 12 kata untuk GagasMedia menurutmu!
If reading is hot and writing is cool, so, GagasMedia is extraordinary!

            That’s all. Sebuah rangkuman 12 jawaban dari pertanyaan yang diberikan GagasMedia. Yeay! Nah, sekali lagi, Happy 12th birthday, GagasMedia! Semoga ke depannya selalu menjadi publisher kece dan keren! Salam #TerusBergegas (^^)9

Hidya

Jumat, 27 Juni 2014

[Book Review] By Your Side by Bulan Nosarios



Judul: By Your Side
Pengarang: Bulan Nosarios
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Tahun Terbit: 2014
Tebal Buku: 296 halaman
Harga: Rp. 60.000

|"Tak perlu meluruskan, orang-orang dengan sendirinya akan tahu mereka hanya teman. Dua orang sahabat yang terlalu susah dipisahkan."|


Kania dan Erga adalah sepasang sahabat yang menjalani segala hal dengan cara yang berbeda, tetapi memiliki pandangan yang sama tentang satu sama lain. Kania adalah tipe pribadi pemikir, tak banyak bicara, selalu berpikiran logis, dan merencanakan segala tetek bengek kehidupannya. Sedangkan Erga adalah seorang pria yang memercayai bahwa hidup itu mengalir. Sebab hidup tak selalu harus direncanakan.

Erga mencintai Kania, tetapi ia tidak yakin apakah Kania juga mencintainya. Kania tahu Erga mencintainya, tetapi ia bahkan tidak tahu apakah hatinya siap menerima semua itu.


|"Tidak ada dalam rencananya untuk jatuh cinta saat cita-citanya masih jauh. Kania tidak berani menebak-nebak akan ke mana ujungnya hubungan ini."|


Bagi Kania, jatuh cinta bukanlah prioritas utama. Karena ada cita-cita yang selalu menjadi pemenang peran dalam kehidupannya. Ada banyak rencana-rencana masa depan yang harus Kania raih. Dan jatuh cinta pada Erga tidak ada dalam rencana hidupnya itu.


|"Kadang kala, perasaan tidaklah penting..."
"Lalu apa yang penting buatmu?"
"Masa depanku yang tidak diisi hal-hal absurd?"
"Bagaimana kalau memasukkan sedikit hal absurd ke dalam rencana hidupmu? Biar lebih berwarna..."|

|"Kita terbiasa merencanakan banyak hal yang mudah kita jalani, Kan. Tapi Tuhan membuat rencana supaya kita menjadi kuat. Sedikit hal yang tidak pasti, sedikit kepedihan, sedikit kebimbangan, begitulah hidup."|


Namun Erga tak bisa terus-menerus menunggu. Dan Kania tak bisa selamanya membohongi diri sendiri. Ada perasaan yang perlahan menyusup ke dalam kebersaman mereka. Yang kini menuntut lebih dari sekadar sepasang sahabat.

Dan, cinta yang Erga miliki untuknya pun rasanya masih belum cukup untuk Kania. Di samping cita-citanya yang sudah ia rencanakan rapi-rapi, belum ada hal yang mampu meyakinkan akan seperti apa nantinya cinta itu di masa depan.


|"Aku selalu menunggumu, Kan. Meski tidak pernah diberitahu sampai kapan aku harus menunggu."|

|"Kania percaya pada Erga, tapi ia tidak percaya pada waktu."|


Maka, sebuah keputusan pun dibuat Erga. Ia ingin pergi menjauh. Keluar dari zona nyamannya bersama Kania dan menjauhi kebersamaan mereka yang tenang. Dengan begitu, ia akan tahu, apakah ada kemungkinan-kemungkinan lain yang akan ia dapatkan di luar sana.

Apakah ada kehidupan yang ia cari--selain kehidupannya yang selama ini statis berjalan hanya di sekitar Kania.


|"Ada yang berdendang lebih harmonis di antara mereka. Sebut saja itu cinta."|


-----By Your Side-Bulan Nosarios-----


Ah, jatuh cinta dengan setiap kalimat yang tertulis. Plus kalimat penutup yang sangat manis.

Jujur saja, novel ini bukanlah sebuah novel dengan tema atau alur cerita yang luar biasa. Daripada dikatakan luar biasa, aku lebih senang menyebutnya sederhana. Karena tema, alur, bahkan konflik dalam novel ini begitu sederhana.

Tapi kesederhanaan itu membuatku jatuh cinta.

Dari awal, aku sudah tahu akan dibawa ke mana cerita ini sebenarnya--which is, so boring, karena ceritanya sudah 'tertebak'. Tapi aku tidak bisa merasa bosan. Karena setiap kata yang ditulis Kak Bulan di sini begitu memesona. Rasanya mencandu. Di samping itu, aku juga salah seorang pembaca yang sangat menyukai tema sahabat jadi cinta, jadilah buku ini menjadi sebuah kesatuan yang sempurna dalam pandangan subyektifku.

Aku suka semua isinya. Tema, tokoh, latar tempat, latar belakang profesi tokoh, dan segala gambaran scene-nya. Dan yang paling kusuka adalah bagaimana Kak Bulan membangun karakter para tokohnya dengan begitu kuat. Begitu pun dengan hubungan antartokoh yang begitu hangatnya. Tidak ada tokoh yang kubenci di sini. Sekalipun si tokoh yang ditempatkan untuk menjadi orang ketiga.

Potongan-potongan flashback di awal-awal cerita juga sama sekali tidak mengganggu. Meski terkadang ditaruh tanpa peringatan, tapi toh tidak membingungkan sedikitpun.

Dan dunia kedokteran memang selalu menarik untuk dibahas :) meskipun tidak terlalu banyak, tapi profesi dokter yang dimiliki Kania sedikit banyak mampu membuat cerita ini menjadi lebih menarik.

Kekurangannya hanya beberapa typo dan masih terdapatnya kalimat majemuk yang kutemukan beberapa. Tapi sama sekali tidak mengganggu cerita, sih, menurutku :D oh ya, juga di akhir-akhir cerita, antiklimaksnya kurang nendang xP karena jarak antiklimaks dan ending (menurutku) sangat cepat. Jadi terkesan terburu-buru.

Tapi kekurangan-kekurangan itu rasanya tidak terlalu berarti dibandingkan dengan keberhasilan Kak Bulan membawaku menikmati keseluruhan cerita. I want more! Encore! xD

Yang paling kukagumi, sih, pemakaian diksi Kak Bulan :'3 sumpah, adem banget. Rasanya tenang, mengalir, sampai-sampai hatiku ikut 'cekit-cekit' nyesek di sini :')

Dan itu yang membedakan novel ini dengan novel-novel bertema sama lainnya. Biasanya novel-novel lain itu akan bercerita tentang hubungan antarsahabat yang meledak-ledak. Light and sweet. Tapi di sini, kita akan menemukan cerita yang calm but sweet and heartwarming♥

Pokoknya terima kasih untuk Bang Ijul dan Kak Bulan yang sudah memberiku kesempatan menjadi salah satu teman #BacaBarengMinjul #ByYourSide with @fiksimetropop dan Kak Cinthya seminggu ini :)

Can't wait for your next sweet story, Kak Bulan xD

Rabu, 22 Januari 2014

Gagas Reader Interview (Repost)

Hello hello, sudah lama nggak muncul pake basa-basi gini, ya, keasyikan nulis fiksi di blog sih hahaha xD tapi kali ini, aku mau membagi sedikit pengalamanku. Seperti judulnya, "Gagas Reader Interview" ini adalah interview yang dilakukan oleh admin twitter GagasAddictInd kepada para pembaca setia novel-novel GagasMedia. Nah, beberapa waktu lalu, ternyata aku mendapat dm (direct message) di twitter dari admin GagasAddictInd ini. Kirain ada apa, ternyata si adminnya bilang mau meng-interviewku. Wow, excited dong aku haha xD langsung, deh, beberapa hari kemudian aku terlibat interview seru dengan admin GagasAddictInd lewat e-mail :)

Dan, karena interview-nya itu hanya dipasang di blog GagasAddictInd, akhirnya aku minta izin sama adminnya untuk menyalin bincang interview kami itu di blogku ini :) nah, gimana, sih, serunya? Let's check it out! xP






Interview Gagas Reader : Hidya Nuralfi




Hai, namaku Hidya Nuralfi Mentari, biasa dipanggil Hidya aja. Umurku 18 tahun, masih mengenyam pendidikam sebagai mahasiswi di salah satu Universitas Negeri di Jakarta. Oh, ya, hobiku menulis dan membaca. Terutama membaca novel-novel GagasMedia :)


Kamu awal tau gagasmedia darimana, sih? Terus kenapa sekarang bisa suka banget sama novel" gagas?

Pertama kali kenal GagasMedia itu waktu aku SMP. Lagi pergi ke toko buku bareng teman-teman, terus melihat-lihat ke rak novel-novel baru. Aku ingat, novel GagasMedia pertama yang menarik perhatianku itu Refrain karya Kak
Winna Efendi dan Let Go karya Kak Windhy Puspitadewi. Memang awalnya karena cover Gagas yang keren itu, sih, jadi tertarik hehe. Akhirnya aku memutuskan membeli Let Go dan temanku membeli Refrain. Jadilah Let Go menjadi novel Gagas pertamaku xD
Setelah baca Let Go, aku merasa penulisannya Kak Windhy itu asik banget. Lalu aku membaca Refrain, dan lagi-lagi suka. Karena itulah akhirnya aku membeli novel-novel Gagas yang lainnya, yang ternyata tidak mengecewakan dan malah membuatku teradiksi sama tata cara penulisan para penulisnya itu. Dan covernya! :)


Wah kapan itu tepatnya kamu pertama kali beli novel gagas?

Aku lupa tanggalnya xD tapi di halaman pertama novel Let Go tertulis identitasku dan bulan belinya 'Okt 2010' :D


Sudah 3 tahun yang lalu yah :) Berarti sekarang novel gagas yang kamu punya berapa banyak tuh? :3

Haha iya xD ada sekitar 30 novel Gagas, semoga saja masih bisa bertambah ;3


Wah banyak ya.. Nah diantara 30 itu, mana 5 terbaik buat kamu? Dan kenapa? :)

Hmm pertanyaan sulit, nih, Min ;p hampir semua novel Gagas aku suka. Tapi kalo 5 yang terpaling itu:



1. Forgiven by Morra Quatro.


Novel ini unforgotten banget. Keren, tentang William Hakim dan fisikanya :') habis baca ini aku galau berhari-hari karena endingnya haha

2. Melbourne by Winna Efendi.


Suka banget dengan ceritanya yang simple tapi diksinya mengalir dengan keren xD plus beberapa playlist lagu di dalamnya bikin aku suka maksimal sama novel STPC ini.

3. Notasi by Morra Quatro.


Novel ini juga berhasil bikin aku galau karena endingnya. Temanya keren, tentang reformasi tahun '98 dan kisah cinta di dalamnya. Mengaduk emosi banget :')

4. Refrain by Winna Efendi.


Suka banget sama kisah Nata Niki di sini xD sederhana tapi manis. Plus suka banget covernya!

5. Let Go by Windhy Puspitadewi.


Jelas aja, karena ini novel Gagas pertamaku. Jadi, novel ini berperan besar, lah hehe. Karena novel ini aku jadi kenal Gagas dan akhirnya mengoleksi novel-novel GagasMedia :)


Dua novel kak winna, dan dua lagi kak morra, ya.. Apa mereka penulis gagas favorit kamu? Kalau iya, kenapa? :)

Haha iya xD
Kalau Kak Winna, aku suka dengan gaya penulisannya yang mengalir dan soft gimana gitu :3 kalau lagi baca tulisannya pasti rasanya tenang dan hening. Karena terbawa sama tulisannya itu. Hihi rasanya kepingin bisa nulis kayak gitu xP dan, orangnya juga ramah banget :)
Kalau Kak Morra, awalnya memang karena aku suka dengan novel-novelnya, jadi aku ngefans sama orangnya juga, deh, hehe. Kak Morra selalu bisa memainkan emosi pembaca lewat tulisannya. Dari dua novel Kak Morra ya kubaca, dua-duanya itu dapet banget feel-nya. Tema yang diangkat dalam tulisannya juga unik dan agak jarang dengan novel romance lainnya. Jadi menimbulkan sensasi merinding kalau baca novelnya haha. Suka pokoknya :D


Nah gagas kan buat banyak project novel sepert stpc dll. Yg plg kamu suka yg mna?:)

Maksudnya projectnya atau novelnya, Min? Hehe. Kalau projectnya aku lebih suka STPC. Tapi Glam Girls dan Gagas Duet nggak kalah seru kok xD sekarang lagi penasaran sama S.C.H.O.O.L nih :)


Admin juga penasaran.. Hahaha.. Harapannya, kamu pengen ada project novel apa? :)

Kepinginnya ada program STPC versi Indonesia, tapi kalau nggak salah udah mau diadain Gagas ya, dengan tema Indonesiana? Jadi ... aku kepingin program novel dengan tokoh utama yang antagonis xP misalnya penjahat, pencuri, dan profesi-profesi yang dianggap masyarakat buruk. Kali aja jadi tema baru dengan tokoh utama yang nggak selalu protagonis. Karena biasanya pembaca susah suka dengan tokoh utama yang tidak sempurna. XD


Semoga ada, ya :)  Apa harapan kamu buat gagasmedia kedepannya?


Harapanku untuk Gagas, semoga bisa lebih baik dan lebih sukses untuk ke depannya. Juga semoga semakin banyak novel-novel berkualitas dan unforgotten yang diterbitkan GagasMedia. Dan ... semoga suatu saat aku bisa menjadi salah satu penulis GagasMedia juga haha (harapan terselubung xP). Pokoknya, semakin baik, deh, untuk GagasMedia! Tetep kece! Because reading is hot, writing is cool! \m/